1
00:00:00,000 --> 00:00:04,000
Namun jika kita kembali ke contoh sebelumnya perhatikan

2
00:00:04,000 --> 00:00:10,000
bahwa dalam hal ini OSPF dan RIP mengiklankan jaringan rute yang

3
00:00:10,000 --> 00:00:16,000
sama 10. 0. 0. 0/8 diiklankan oleh

4
00:00:16,000 --> 00:00:22,000
New York dan San Jose dan karenanya jarak administratif dipilih karena rute

5
00:00:22,000 --> 00:00:27,000
yang sama tidak dapat dimasukkan dua kali ke tabel routing.

6
00:00:27,000 --> 00:00:30,000
Router harus memilih rute terbaik dan

7
00:00:30,000 --> 00:00:33,000
dalam hal ini, jarak administratif digunakan

8
00:00:33,000 --> 00:00:36,000
sebagai pemutus antara OSPF dan RIP.

9
00:00:36,000 --> 00:00:40,000
Jadi, secara ringkas, jarak administratif hanya digunakan jika beberapa

10
00:00:40,000 --> 00:00:44,000
protokol routing mencoba menempatkan rute yang sama ke

11
00:00:44,000 --> 00:00:50,000
dalam Basis Informasi Perutean atau RIP juga disebut tabel routing. Dalam contoh ini

12
00:00:50,000 --> 00:00:53,000
sekali lagi 3 rute dilihat sebagai

13
00:00:53,000 --> 00:00:56,000
3 rute yang terpisah dan berbeda.

14
00:00:56,000 --> 00:00:59,000
Semua 3 rute dimasukkan ke dalam tabel

15
00:00:59,000 --> 00:01:03,000
routing dan keputusan routing didasarkan pada kecocokan terpanjang atau kecocokan terbaik.

16
00:01:03,000 --> 00:01:09,000
Jadi jaringan 10. 1. 1. 0/27 memiliki kecocokan

17
00:01:09,000 --> 00:01:12,000
terpanjang sehingga dianggap sebagai rute terbaik.

18
00:01:12,000 --> 00:01:14,000
Lalu lintas diteruskan ke router

19
00:01:14,000 --> 00:01:19,000
1 meskipun RIP memiliki jarak administratif yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan OSPF.
